"NCCN & Akademisi Duduk Satu Meja, Apakah Ini Awal Kebangkitan Kreatif Kabupaten Malang?"
NGALAM CORET CREATIVE NETWORK DAN UNIVERSITAS KEPANJEN PERKOKOH KOLABORASI HEXAHELIX UNTUK EKONOMI KREATIF KABUPATEN MALANG
Kepanjen, 10 Juli 2025 – Komitmen Ngalam Coret Creative Network (NCCN) dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif Kabupaten Malang kembali ditegaskan melalui audiensi strategis bersama jajaran akademisi Universitas Kepanjen. Pertemuan yang menjadi pertemuan ke-3 dalam enam bulan terakhir ini membahas secara mendalam model kolaborasi hexahelix—yakni sinergi antara akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, media, dan sektor kreatif—sebagai pendekatan utama dalam penguatan industri kreatif lokal.
![]() |
Audiensi ini disambut hangat oleh Rektor Universitas Kepanjen, Bapak Tri Nurhudi Sasono, S.Kep, yang menilai pentingnya menghadirkan koneksi yang konkret antara dunia akademik dan pelaku industri kreatif. “Kabupaten Malang punya potensi luar biasa, kita harus bergerak bersama dengan pendekatan lintas sektor agar bisa bersaing secara nasional, bahkan global,” ujarnya.
Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan sektor ekonomi kreatif dari Kabupaten Malang, mulai dari pelaku seni, budaya, fashion, kriya, musik, kuliner, media lokal, hingga sektor yang kini makin krusial yakni desain grafis dan digitalisasi. Berkumpulnya elemen-elemen penting ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi sudah mulai mengakar dan siap menjadikan Kabupaten Malang sebagai rumah besar ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi.
NCCN sendiri lahir sebagai inisiatif dari akar rumput pelaku kreatif di Kabupaten Malang, menjawab tantangan ketertinggalan infrastruktur kolaboratif di tingkat kabupaten. Jika Kota Malang telah memiliki Malang Creative Center (MCC) melalui payung besar Malang Creative Fusion (MCF), dan Kota Batu dengan Batu Creative Hub (BCH), maka kini Kabupaten Malang menjawabnya melalui NCCN – Ngalam Coret Creative Network, yang bertujuan menjadi wadah utama penguatan jejaring, edukasi, kolaborasi lintas sektor, hingga pemberdayaan berbasis potensi lokal.
Dengan memperkuat jalur komunikasi antara pelaku kreatif dan akademisi, pertemuan ini membuka peluang kerja sama riset, inkubasi produk kreatif, serta integrasi program digitalisasi dan teknologi informasi sebagai pendorong kemajuan ekonomi kreatif di wilayah pedesaan hingga perkotaan Kabupaten Malang. _red





Komentar
Posting Komentar